Skip to content
Nat & Ver@NarasiVisual · Sep 21, 2026

“Kak, aku mau mulai freelance/remote work tapi gak punya pengalaman. Portofolio masih 0. Gimana dong?” 🥺 Aman kok,…

7 tweets1 min read♥ 2.9Koriginal

Summary

Panduan membuat portofolio dummy project menggunakan AI sebagai klien fiktif untuk membantu freelancer pemula membangun pengalaman. Penting untuk tetap membuat karya sendiri, hanya menggunakan AI untuk brief dan feedback, lalu pilih 3-6 proyek terbaik untuk ditampilkan dengan label "unofficial concept."

Summarized by ThreadOut AI from the full thread. May miss nuance — read the thread below.

  1. #1

    “Kak, aku mau mulai freelance/remote work tapi gak punya pengalaman. Portofolio masih 0. Gimana dong?” 🥺 Aman kok, tenang aja. Solusinya → bikin DUMMY PROJECT, alias proyek fiktif. “Loh emang gapapa?” Gapapa banget. Kebanyakan klien itu gak peduli proyek yang kamu buat itu dari siapa. Mereka lebih peduli sama KUALITAS KERJAAN kamu. “Terus, cari dummy project di mana kak?” Sini kubagi PROMPT AI gratis buat bikin klien fiktif yang siap kasih kamu proyek latihan! A thread 🧵 by Narasi Visual

  2. #2

    Kenapa harus pakai AI? Karena AI bisa diprogram bukan cuma buat kasih brief, tapi juga nagih deadline, minta revisi, kasih feedback kritis ke hasil kerjaan kamu. Bahkan aku sengaja atur di prompt supaya si klien rada plin-plan. Buat uji mental dan kesabaran kamu. Persis kayak klien beneran!

  3. #3

    Cara mainnya: Perlakukan ini SESERIUS ngerjain order beneran: - Anggap dia klien pertama kamu - Tanya deadline yang jelas - Brief-nya dibaca teliti - Telan feedback-nya tanpa baper. Sekarang langsung aja prompt-nya! Copas ke Claude/ChatGPT/Gemini:

  4. #4

    "Kamu generator klien fiktif untuk latihan portofolio freelancer. Perankan klien yang REALISTIS, bukan klien ideal. Tanya dulu: niche-ku, level-ku (pemula/menengah), dan mau brief santai atau menantang. Lalu jalankan siklus ini: 1. Perankan satu klien lengkap: nama bisnis karangan, latar usaha, kebutuhan spesifik, budget imajiner, dan DEADLINE nyata hitungan hari 2. Tulis brief-nya seperti klien sungguhan: singkat, kadang samar, ada info yang belum lengkap. JANGAN langsung sempurna.

  5. #5

    3. Kalau aku tanya untuk memperjelas, jawab sebagai klien itu secara konsisten 4. Saat kukirim deskripsi/hasil karyaku, beri feedback jujur sebagai klien: apa yang kena, apa yang meleset, lalu minta 1 revisi yang masuk akal 5. Setelah revisi, tutup proyek: beri nama proyek untuk arsip portofolio + ingatkan aku menulis label 'unofficial concept project' 6. Tawarkan klien fiktif berikutnya dengan tingkat kesulitan naik Yang membuat karya tetap 100% aku: kamu HANYA memberi brief dan feedback.”

  6. #6

    Coba baca pelan-pelan kalimat terakhir prompt-nya: Karyanya harus 100% BUATANMU. AI cuma boleh kasih brief & feedback. Portofolio berisi karya buatan AI bakal jadi jebakan buat diri sendiri. Klien dateng expect skill yang gak kamu punya. Yang dijual portofolio itu harusnya KEMAMPUANMU, bukan kemampuan AI-nya.

  7. #7

    Setelah 3-6 proyek fiktif kelar, pilih yang TERBAIK, dengan satu tema konsisten, kasih judul + konteks 1-2 kalimat, dan label "unofficial concept.” 3 karya niat > 10 karya asal jadi. Klien scroll cepet, kesan pertama paling penting. Gak ada kesempatan kedua. Selamat mencoba!