Skip to content
t #ACAB@jalannyamerah · Oct 11, 2025

Kasus Pelecehan Seksual WAKAPEL 3 RABRAW 2024. Rahmad Feriansyah, FIA, Administrasi Bisnis UB 2022. A Thread.

31 tweets4 min read23.4Koriginal

Summary

Seorang mahasiswa mengungkapkan pengalaman pelecehan seksual dan kekerasan emosional oleh Rahmad Feriansyah (WAKAPEL 3 RABRAW 2024, FIA UB 2022) melalui serangkaian tweets, menyebutkan ada banyak korban lain yang juga mengalami manipulasi, ancaman, dan kekerasan fisik darinya. Korban mendorong tindakan adil terhadap pelaku dan mendorong korban lain untuk berani melaporkan.

Summarized by ThreadOut AI from the full thread. May miss nuance — read the thread below.

  1. #1

    Kasus Pelecehan Seksual WAKAPEL 3 RABRAW 2024. Rahmad Feriansyah, FIA, Administrasi Bisnis UB 2022. A Thread.

  2. #2

    Ada yang tau Feri FIA Adbis 22 WAKAPEL 3 RABRAW 2024? Dia adalah pelaku pelecehan seksual yang memiliki banyak korban bahkan hingga hari ini.

  3. #3

    Di sini saya mewakilkan seluruh korban dari Feri dan berharap bahwa Feri dapat ditindak seadil-adilnya dan tidak dibiarkan berkeliaran bebas di kampus.

  4. #4

    Awalnya saya dihubungi oleh Feri saat ia menjabat menjadi WAKAPEL 3 RABRAW 2024 saat masa PKKMB. Feri memulai obrolan dengan ringan, basa-basi, dan berakhir intens. Hingga akhirnya kedekatan yang tampak 'baik' ini menjadi hubungan yang tidak nyaman di antara saya dan Feri.

  5. #5

    Saat itu Feri dikenal aktif di berbagai kepanitiaan atau kegiatan di kampus, sehingga sewajarnya Feri pasti memiliki banyak kenalan. Awalnya semua obrolan masih dalam batas wajar, sampai mulai muncul ajakan-ajakan yang tidak wajar & melanggar batas.

  6. #6

    Saya dulu memang sering diingatkan bahwa jangan terlalu dekat dengan Feri karena dia memiliki banyak sekali riwayat buruk. Tapi karena adanya manipulasi emosi dari Feri saya tidak percaya dengan omongan orang lain, sampai akhirnya saya merasakan kebusukan itu sendiri.

  7. #7

    Hubungan saya dengan Feri jalani mulai diselimuti dengan kontrol, ancaman halus, dan segala manipulasi emosional sehingga membuat saya ketergantungan dengannya.

  8. #8

    Pada saat itu saya ingin meminta pertolongan, tetapi justru malah membongkar bahwa banyak sekali korban Feri yang tidak berani speak up, karena pelaku sangat pandai dalam memanipulasi orang lain. Ini beberapa bukti dari korban Feri yang lainnya:

  9. #9

    Karena seluruh hal tersebut akhirnya saya menyudahi hubungan saya dengan Feri, lalu akhirnya saya dekat dengan laki-laki lain, kita sebut saja B.

  10. #10

    Pada suatu malam saya diajak keluar dengan si B, yang ternyata tidak sengaja bertemu dengan Feri di tempat tersebut. Sepulang dari tempat itu saya justru mendapatkan cemooh dan dituduh merebut Feri dari perempuan lain.

  11. #11

    Bahkan juga ada narasi tuduhan yang mengatakan saya selingkuh dari Feri dengan si B, padahal nyatanya saat itu saya sudah tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Feri ketika saya dekat dengan B.

  12. #12

    Feri ini memiliki sifat tempramental. Saat itu saya diajak pergi ke salah satu Mall di Malang. Kenapa saya bisa pergi ke Mall dengan Feri? karena orang tua saya yang meminta tolong kepada Feri untuk menemani saya, dikarenakan saya sedang sakit.

  13. #13

    Orang tua saya bisa mengizinkan dan mempercayai Feri karena mereka tidak mengetahui sifat buruk dari Feri. Saat pulang saya dituduh oleh Feri berselingkuh dengan laki-laki lain, sehingga dia marah, merebut ponsel saya, dan menghubungi orang tua saya dengan ponsel saya.

  14. #14

    Saya tekankan lagi saat kejadian tersebut Feri & saya sudah tidak memiliki hubungan apapun.

  15. #15

    Saat ponsel saya diambil paksa, saya tidak bisa melakukan apapun karena tangan saya ditahan, sehingga dia bisa mengatakan banyak hal yg tidak-tidak kepada orang tua saya, dan membuat orang tua saya semakin mempercayai saya kepada Feri selama di Malang.

  16. #16

    Setelah telpon berakhir, Feri mengajak saya untuk pulang dan mengatar saya ke kos hanya untuk menaruh motor. Selama di perjalanan Feri mengatai saya dengan perkataan kasar, salah satunya kata P*rek.

  17. #17

    Selama dibonceng tangan saya dicengkram oleh Feri dengan sangat kencang hingga kuku-kukunya tembus dan melukai tangan saya. Feri membawa motor dengan kecepatan tinggi sambil memaki-maki saya selama perjalanan.

  18. #18

    Saat itu saya ingin mengatakan bahwa tuduhannya tidak benar. Setelah menaruh motor di kos, dia langsung memesan taksi online untuk membawa saya ke kontrakannya.

  19. #19

    Sesampainya di sana Feri melakukan banyak sekali tindakan abusive, seperti menjambak, menendang, mendorong saya dengan kakinya, serta mencekik saya hingga menangis. Saya sudah memohon agar Feri berhenti melakukan hal tersebut, tetapi Feri tidak mendengarkan permohonan saya.

  20. #20

    Setelahnya saya dipaksa untuk minum minuman beralkohol sampai saya tidak sadarkan diri. Feri juga mengancam saya, jika saya masih ingin memiliki hubungan dengannya, saya harus bisa membuatnya 'puas'.

  21. #21

    Keesokan paginya saya bangun dengan keadaan pusing setelah tidak sadarkan diri akibat dicekoki alkohol oleh Feri. Ternyata Feri sudah bangun terlebih dahulu dan membuka ponsel saya, melihat whatsapp saya tanpa izin.

  22. #22

    Feri membaca obrolan saya dengan teman saya tentang tingkah laku dia sebelumnya (Feri pernah mencemarkan nama baik saya juga di X dan saya tidak dapat melakukan perlawanan karena Feri sangat amat manipulatif)

  23. #23

    Isi dari obrolan tersebut adalah curhatan saya tentang perlakuan Feri terhadap saya, dan teman saya sangat marah dengan perlakuan Feri tersebut.

  24. #24

    Setelah membuka whatsapp saya tanpa izin, ia menjadi semakin marah dan kasar kepada saya, dengan alasan dia sedang 'tidak baik-baik saja' karena namanya yang kurang baik di Kampus pada saat itu.

  25. #25

    Saya masih lanjut dipukuli dari pukul 07.00 hingga kurang lebih hingga 8.40 Karena saya tetap harus masuk kelas, saya langsung keluar dari kontrakan Feri dan pulang ke kos menggunakan ojek online hanya untuk mengganti baju dan kembali ke kampus.

  26. #26

    Saat saya keluar Feri juga keluar dari kontrakan, berjalan kaki entah pergi kemana, dan menghilang begitu saja.

  27. #27

    Pasca semua kejadian tersevut, saya mencoba menjauh, tetapi tidak berhasil karena adanya ancaman dan rasa bersalah yang saya miliki. Feri terus mendekati saya dengan alasan 'Peduli'. Tetapi saya justru menemukan obrolan Feri dengan temannya (perempuan).

  28. #28

    Ternyata Feri ingin nama saya menjadi buruk, ia mau membuat saya tidak lolos PKK FIA pada saat itu. Saya dapat mengetahui obrolan tersebut karena akun instagram dia yang masih menyangkut di Ipad saya. Namun saya tidak tahu lebih lanjut tentang hal tersebut.

  29. #29

    Setelahnya saya menemukan banyak sekali fakta mengejutkan sesuai perkataan orang lain mengenai sifat Feri. Saya menemukan banyak sekali obrolan Feri dengan perempuan-perempuan.

  30. #30

    Obrolan tersebut berisi Feri yang mengajak perempuan 'FWB' disaat ia sudah memiliki pasangan pada saat itu. Bahkan saat saya membuka saved Instagramnya ia banyak sekali menyimpan postingan twibbon maba-maba 2024 di instagramnya.

  31. #31

    Saya yang pada saat itu sedang menjadi staf magang organisasi fakultas menceritakan kejadian tersebut kepada BPH Divisi saya, sehingga saya diminta keterangan tentang kasus tersebut. Namun ternyata cerita saya tersebar sehingga satu Fakultas mengetahui cerita tersebut.