Saat kita sibuk menyorot orangutan dan kawan-kawannya, ada spesies lain yang diam terlupakan. Padahal ia bagian…
Summary
Ulin (ironwood) adalah pohon hutan kritis yang tumbuh sangat lambat—membutuhkan 100 tahun untuk mencapai diameter 50 cm—namun terancam oleh deforestasi, alih fungsi lahan, dan kebakaran hutan. Meskipun sudah dilindungi undang-undang, konservasi efektif memerlukan pendekatan tradisional yang menghitung waktu pertumbuhan pohon dibanding sistem modern yang hanya menghitung waktu pengiriman.
Summarized by ThreadOut AI from the full thread. May miss nuance — read the thread below.
- #1
Saat kita sibuk menyorot orangutan dan kawan-kawannya, ada spesies lain yang diam terlupakan. Padahal ia bagian penting dari ekosistem hutan. Pohonnya jadi sarang dan pakan orangutan. Kayunya mungkin dipakai di rumahmu. Namanya Ulin. Saking padat, tahan air, dan anti-rayap, ia dijuluki kayu besi dan jadi andalan para arsitek. Sayangnya ia terancam deforestasi dan alih fungsi lahan. Padahal untuk mencapai diameter 50 sentimeter aja ia butuh sekitar 100 tahun. A thread 🧵 by Narasi Visual
dans 🔰@danskuss · Aug 22, 2026tidak hanya faunanyaa, flora Kalimantan juga identik dengan kekayuann yang maha dahsyat mahal dan kredibilitasnyaa di dunia perfume; belum lagi beberapa bunga yang endemik dan statusnyaa sudah mengkhawatirkan. Diantaranya: - Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata). Flora maskot Kalimantan Timur ini hidup secara epifit atau nempel dii pohon-pohon besar di hutan dataran rendah. Karhutla enih langsung menghanguskan pohon inang skaligus membakar habis populasi anggrek ini di habitat aslinya. Tau gak bahkan sampe ada film Anaconda, asal muasalnyaa mencari tanaman enih 💮 - Kantong Semar (Nepenthes spp.). Kalimantan enih pusatnyaa keanekaragaman kantong semar dunia, trmasuk spesies langka sperti Nepenthes rajah. Banyak dari spesies ini tumbuh di lahan gambut. - Pohon Kayu Ulin (Eusideroxylon zwageri) Dikenal sebagai "kayu besi" khas Kalimantan. Pertumbuhan pohon ini sangat super duper lambat (mmbutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk dewasa). - Pohon Tengkawang (Shorea stenoptera) Pohon penghasil minyak tengkawang ini mrupakan flora endemik bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat adat. - Pohon Ramin (Gonystylus bancanus) Tumbuhan paludikultur khas ekosistem rawa gambut. - Pohon Resak (Vatica spp.) Spesies endemik riparian (tepi sungai) seperti Vatica rynchocarpa, Vatica havilandii, dan Vatica cauliflora kini berstatus kritis terancam punah (Critically Endangered). Source: Mongabay LIPI KOMPAS JURNAL UMPR
- #2
Julukan kayu besi itu gak lebay. Seriusan. Massa jenis ulin di atas 1.000 kilogram per meter kubik, salah satu yang terpadat di dunia. Artinya potongan ulin bakal tenggelam kalau dilempar ke air. Saking kerasnya, gergaji cepat tumpul pas memotongnya.
- #3
Dia tahan rayap, jamur, kelembapan tinggi, bahkan air laut. Warnanya makin gelap dan eksotis seiring waktu. Makanya ulin secara tradisional dipakai di titik paling berat dan paling basah: tiang rumah Betang dan Lamin, jembatan, dermaga, bantalan rel, sampai bagian kapal.
- #4
Tapi untuk tumbuh sekuat itu, butuh proses yang panjang. Di usia sekitar 40 tahun, diameter batang ulin baru sekitar 36 sentimeter. Untuk mencapai 50 sentimeter, perkiraannya butuh sekitar 100 tahun. Pohon yang ditanam waktu kamu lahir, belum tentu siap dipakai waktu kamu pindah alam.
- #5
Dan ulin bahkan bisa jauh lebih tua dari itu. Ulin terbesar yang tercatat ada di Sangkima, Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur. Diameternya 2,47 meter, usianya diperkirakan seribu tahun. Pohon itu kemungkinan sudah berdiri duluan sebelum Kerajaan Majapahit.
- #6
Menumbuhkannya pun susah. Bijinya bercangkang tebal, perkecambahannya butuh 6 sampai 12 bulan dengan tingkat keberhasilan relatif rendah. Anakannya tumbuh bergerombol di bawah induknya, lalu berebut ruang, cahaya, dan mineral satu sama lain sejak awal.
- #7
Budidaya di luar habitat aslinya juga hasilnya masih terbatas, karena ulin sensitif terhadap perubahan lingkungan. Jadi untuk material dengan siklus seperti ini, menanam bukan solusi cepat. Melindungi yang sudah berdiri adalah langkah yang paling masuk akal sekarang.
- #8
Negara sebenarnya sudah punya mekanismenya. Ulin dilindungi lewat PermenLHK Nomor P.106 Tahun 2018, masuk daftar merah IUCN dengan status Rentan, kena larangan ekspor, dan penebangannya dibatasi hanya untuk pohon berdiameter di atas 60 sentimeter.
- #9
Tapi yang paling menggerus populasinya bukan cuma permintaan materialnya. Pemantauan sebaran ulin menemukan sekitar 19 lokasi yang dulu tercatat punya ulin kini sudah beralih fungsi jadi perkebunan, sawah, tambang, dan permukiman.
- #10
Api memperparah tekanan itu. Literatur konservasi menempatkan kerusakan hutan akibat kebakaran sebagai salah satu ancaman kelestarian ulin, karena bahan bakunya masih diambil dari hutan alam, bukan dari kebun.
- #11
Menariknya, ada sistem lama yang lebih cocok jadi solusi. Sebagian masyarakat adat memperlakukan ulin sebagai pohon yang hanya boleh ditebang untuk keperluan tertentu. Sistem itu menghitung waktu tumbuh, sementara sistem modern menghitung waktu kirim.
- #12
Oh ya, selain itu, banyak arsitek yang menggunakan kayu ulin bekas untuk proyek mereka. Toh gak ada salahnya juga karena memang kayu besi ini umurnya panjang. Ingat, sumber daya alam kita melimpah, tapi bukan berarti gak terbatas. Jangan karena kenikmatan satu generasi kita mengorbankan kekayaan yang dapat diwarisi untuk generasi berikutnya. #BahasDesain