Skip to content
Andriyanto@andricuanterus · Apr 18, 2025

INDONESIA DIINCER SAMA AS? Ternyata, Amerika punya catatan panjang soal hambatan dagang Indonesia di laporan resmi…

11 tweets1 min read32.4Koriginal

Summary

Amerika dalam laporan dagang tahunannya mencatat Indonesia sebagai negara dengan banyak hambatan untuk ekspor dan investasi AS, termasuk regulasi impor yang ketat, batasan kepemilikan asing, persyaratan data lokal, dan perlindungan hak cipta yang lemah. AS memandang Indonesia sebagai pasar besar yang potensial tetapi sulit ditembus karena proteksionisme dan birokrasi yang berbelit.

Summarized by ThreadOut AI from the full thread. May miss nuance — read the thread below.

  1. #1

    INDONESIA DIINCER SAMA AS? Ternyata, Amerika punya catatan panjang soal hambatan dagang Indonesia di laporan resmi mereka: 2025 National Trade Estimate Report Gue bedah isinya jadi thread yang bikin lo melek posisi Indo di mata negara adidaya ini

  2. #2

    2/ Laporan ini dirilis setiap tahun oleh USTR (United States Trade Representative). Tujuannya? Mencatat semua negara yang bikin ribet ekspor, investasi, dan bisnis digital AS. Dan… Indonesia masuk dalam daftar.

  3. #3

    3/ Apa sih masalah utama mereka dengan Indonesia? Berikut ini beberapa ‘PR’ buat Indo versi Amerika: •Import ribet •Izin usaha lambat •Aturan lokal terlalu protektif •Digital terlalu tertutup •Perlindungan hak cipta masih lemah

  4. #4

    4/ 1. Import Policies AS nyorotin banyaknya regulasi ribet buat masukin barang ke Indo. Misalnya: •Proses izin impor lama •Persyaratan konten lokal •Sering ganti aturan ➡️ Ini bikin produk AS masuk ke Indo makin mahal & gak kompetitif.

  5. #5

    5/ 2. Investasi Asing Dibatasi Masih ada sektor-sektor yang dilarang dimiliki asing lebih dari 49%, kayak: •E-commerce •Retail •Telekomunikasi ➡️ Bikin investor AS ogah masuk. Terutama yang concern soal kendali dan hak kekayaan intelektual.

  6. #6

    6/ 3. Digital & Data Lokal Indonesia minta semua platform digital host data di dalam negeri. Termasuk sektor fintech dan cloud. AS bilang ini terlalu protektif dan bisa nambah cost buat startup asing.

  7. #7

    7/ 4. Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Masih banyak laporan pembajakan software, musik, dan barang KW. AS juga bilang sistem hukum Indo belum kasih perlindungan paten yang kuat, apalagi buat farmasi & biotech.

  8. #8

    8/ 5. Proyek Pemerintah = Lokal First AS komplain karena pengadaan pemerintah cenderung pilih produk & vendor lokal. Kurang transparan & susah buat perusahaan asing ikutan tender.

  9. #9

    9/ 6. Bioteknologi & Pertanian Produk GMO dari AS masih susah masuk Indonesia. Persyaratan approval-nya lama & gak jelas. ➡️ Ini menghambat ekspor pertanian canggih AS, padahal demand di Indo tinggi.

  10. #10

    10/ Jadi, Posisi Indonesia di Mata AS? ➡️ Market besar yang potensial, ➡️ Tapi dianggap ‘susah ditembus’. ➡️ Terlalu banyak proteksi & birokrasi.

  11. #11

    Kalau lo mau baca full reportnya silahkan ambil datanya di discord.gg/cuanterus